
Terjadinya gempa bumi dan gelombang tsunami di Nanggroe Aceh Darussalam pada tanggal 26 Desember 2004 menelan korban manusia dan menghancurkan bangunan-bangunan. Salah satu akibatnya bangunan Masjid Jamik Baitul Ahad Mukim Siem mengalami kehancuran dan sama sekali tidak dapat dimanfaatkan lagi. Oleh karena itu masyarakat umat Islam Mukim Siem sangat mendambakan sebuah bangunan baru Masjid Jamik Baitul Ahad Mukim Siem yang permanen, dan masyarakat sangat mengharapkan pertolongan dan segala bentuk bantuan dari berbagai pihak yang mampu memberi bantuan demi terwujudnya sebuah bangunan baru Masjid Jamik Baitul Ahad Mukim Siem.
Sehubungan dengan hal tersebut, Panitia Pembangunan Masjid Jamik Baitul Ahad Mukim Siem memulai usahanya untuk membangun kembali Masjid Jamik Baitul Ahad Mukim Siem, dengan pelaksanaannya berdasarkan iman dan taqwa kepada Allah Subhanahu Wata’ala, serta diilhami dari firman Allah SWT dan Sabda Nabi Muhammad SAW :
Artinya : “…. Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan permusuhan. ……” (QS. Al-Maidah : 2)
Artinya: “Hai orang-orang yang beriman, jika kamu menolong (agama) Allah, niscaya dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu.” (QS. Muhammad : 7)
Artinya : “Hanya yang memakmurkan masjid-masjid Allah ialah orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari Kemudian, serta tetap mendirikan shalat, menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapapun) selain kepada Allah, Maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang yang mendapat petunjuk”. (QS. At-Taubah: 18).
قال رسول الله صلى الله عليه وسلم : مَنْ بَنَى مَسْجِدًا ِللهِ ، بَنَى اللهُ لَهُ فِى الْجَنَّة مِثْلَهُ (رواه مسلم)
Artinya : Rasulullah SAW bersabda: “Barangsiapa mendirikan masjid karena (mengharapkan ridha) Allah, maka Allah akan membuat baginya sebuah bangunan serupa di dalam surga”. (HR. Muslim)
اَللّهُمَّ مَالِكِ يَوْمِ الدّيْنِ ، إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِيْنُ _ آمِيْنَ يَارَبَّ الْعَالَمِيْنَ
Tidak ada komentar:
Posting Komentar